Polres Kutim Pastikan Ribuan Porsi Makanan Bergizi Gratis Aman Dikonsumsi

IMG 20261030 WA0036

Tim melakukan uji keamanan pangan di SPPG Polres Kutim.Foto: Istimewa

SANGATTA - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mendapat pengawalan ketat dari aspek kesehatan dan higienitas. Jajaran Kepolisian Resor Kutai Timur melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) bergerak cepat melakukan uji keamanan pangan atau food safety terhadap menu makanan yang disiapkan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Kutim, Kamis (29/10/2026) kemarin.

Langkah preventif ini dilakukan demi memastikan seluruh makanan yang sampai di tangan masyarakat benar-benar higienis dan layak konsumsi.

IMG 20261030 WA0030
IMG 20261030 WA0030

Inspeksi mendadak sekaligus uji laboratorium lapangan tersebut dimulai sejak pukul 07.00 Wita. Operasi pengawasan ini melibatkan tim gabungan yang terdiri atas personel Sidokkes, Seksi Pengawasan (Siwas), serta Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Kutim. Kehadiran tim gabungan ini menegaskan komitmen pengawasan berlapis agar distribusi bantuan pangan berjalan tanpa celah kesehatan.

Adapun menu MBG yang menjadi objek pemeriksaan hari itu terdiri atas sajian lengkap berupa nasi daun jeruk, ayam saus mentega, tempe goreng, tumis sayur, hingga buah segar berupa anggur. Pengujian dilakukan secara cermat terhadap sampel makanan dalam kategori porsi kecil maupun porsi besar.

IMG 20261030 WA0033
IMG 20261030 WA0033

Dalam pelaksanaannya, tim medis kepolisian menerapkan dua metode pengujian utama. Pertama, pengujian secara kimiawi untuk mendeteksi keberadaan lima zat berbahaya, yakni sianida, formalin, boraks, arsen, dan nitrit. Kedua, pemeriksaan organoleptik yang menitikberatkan pada penilaian fisik makanan meliputi bentuk, warna, bau, serta cita rasa.

Berdasarkan laporan resmi hasil pemeriksaan laboratorium di lokasi, seluruh sampel menu dinyatakan negatif dari kandungan bahan berbahaya. Seluruh parameter uji memenuhi standar baku yang dipersyaratkan, sehingga makanan tersebut dipastikan aman dan layak untuk didistribusikan kepada masyarakat.

IMG 20261030 WA0031
IMG 20261030 WA0031

Kapolres Kutai Timur AKBP Aryansyah menekankan bahwa pengawasan mutu pangan merupakan pilar krusial dalam menyukseskan program MBG. Menurutnya, kualitas gizi harus selalu sejalan dengan jaminan keamanan pangan bagi para penerima manfaat.

“Pemeriksaan keamanan pangan ini merupakan langkah penting untuk memastikan makanan yang disajikan kepada penerima MBG layak dikonsumsi. Pengawasan harus dilakukan secara konsisten agar aspek keamanan dan kualitas makanan tetap menjadi perhatian utama,” singkat Kapolres Aryansyah dalam siaran pers.

IMG 20261030 WA0034
IMG 20261030 WA0034

Untuk diketahui, berdasarkan data kegiatan, sasaran penerima MBG meliputi 387 penerima di posyandu, 126 penerima di TK Bhayangkari, 747 penerima di SDN 011, serta 439 penerima di SDN 015. Total sasaran yang dilaporkan mencapai 1.699 orang, termasuk peserta didik dan guru.

Distribusi makanan didukung dua unit kendaraan operasional. Melalui pemeriksaan berkala, Polres Kutai Timur berupaya mendukung pelaksanaan program MBG dengan memperhatikan keamanan pangan dan kesehatan masyarakat penerima manfaat.(*/Fan/Fj)

3070
Fan
Memuat tombol bagikan...
Memuat komentar...