Beranda Kutai Timur 64 Cabor Kutim Siap Tempur di Porprov VIII Kaltim

64 Cabor Kutim Siap Tempur di Porprov VIII Kaltim

5 views
0

Ketua Umum KONI Kutim, Rudi Hartono menyampaikan sambutan pada Rakerkab 2026.Foto. Bagus/Pro Kutim

SANGATTA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus memantapkan langkah strategis menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur Tahun 2026 di Kabupaten Paser. Melalui Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) 2026, KONI Kutim secara resmi mengesahkan bergabungnya empat cabang olahraga (cabor) baru dan mengamankan kesiapan 1.400 personel yang akan diterjunkan berlaga.

Berlangsung di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, pada Kamis (13/8/2026), agenda ini mengusung tema “Solid Bergerak, Berprestasi untuk Kutai Timur Juara di Porprov VIII Kalimantan Timur 2026”. Rakerkab ini menjadi wadah konsolidasi krusial guna mengevaluasi kesiapan serta merancang pemusatan latihan yang mengedepankan kualitas dan efisiensi proses menuju prestasi puncak.

Mewakili Ketua Panitia, Rahman, dalam laporannya menjabarkan bahwa secara kelembagaan, postur KONI Kutim semakin besar dan mapan.

“Dalam Rakerkab kali ini, disepakati masuknya empat cabor baru. Dengan penambahan ini, KONI Kutim secara resmi menaungi 64 cabor anggota dan enam badan olahraga nasional, di mana dua di antaranya berstatus sangat aktif, yaitu Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) dan Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI),” urai Rahman.

Ketua Umum KONI Kutim, Rudi Hartono, membeberkan empat cabor pendatang baru yang diharapkan menjadi kekuatan tambahan bagi kontingen daerah. Keempat cabor tersebut meliputi Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI), Sepak Bola Mini, Beladiri Savate, dan Catur China (Xiangqi).

Tidak hanya memperluas spektrum cabor, KONI Kutim juga memfokuskan energi pada pematangan ribuan atlet yang telah melewati fase seleksi. Berdasarkan data terkini, Rudi menegaskan bahwa kekuatan Kutim sangat solid.

“Kurang lebih ada 1.400 personel dari Kutim yang telah dinyatakan lolos dari Babak Kualifikasi (BK) Porprov. Mereka inilah yang dipersiapkan secara matang untuk bertanding. Melalui Rakerkab ini, kita benar-benar memformulasikan kesiapan operasional menuju Porprov,” tegas Rudi dalam sesi wawancara usai acara.

Diketahui, kuota cabor yang dipertandingkan pada Porprov 2026 mengalami dinamika. Sebagaimana disampaikan oleh Sekretaris Umum KONI Kaltim, Abdul Muis, pihak provinsi terus mengupayakan penambahan perlombaan dari semula 50 menjadi 64 cabor, agar lebih banyak atlet dapat unjuk gigi di tengah keterbatasan anggaran provinsi.

Menyikapi hal tersebut, Rudi Hartono memastikan Kutim siap menyesuaikan diri. Meskipun nantinya Kutim akan bertanding di 64 cabor dengan potensi pengurangan nomor tanding, fokus utama kontingen tetap pada pemaksimalan kualitas atlet yang diturunkan.

Keberhasilan pembinaan ini tentu tidak lepas dari sokongan penuh pemerintah daerah. Rudi memberikan apresiasi tinggi atas kepedulian Pemkab Kutim.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas alokasi anggaran yang diberikan. Dengan sinergi ini, pada tahun 2025 nanti semua cabor bisa bergerak aktif. Ke depan, kolaborasi, khususnya bersama Dispora, akan kita dorong menjadi lebih baik lagi,” harapnya.

Langkah taktis KONI ini selaras dengan arahan Bupati Kutim yang disampaikan melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Noviari Noor. Pemkab menekankan bahwa perhelatan di Paser pada 14-27 November 2026 mendatang bukanlah sebuah garis finis, melainkan ruang pembuktian menuju level yang lebih tinggi, yakni Pekan Olahraga Nasional (PON).

“Kita tidak hanya mengejar jumlah medali, tetapi kita membangun sistem dan prestasi yang berkelanjutan. Kualitas pembinaan dan efisiensi proses harus menjadi prioritas agar atlet Kutai Timur mampu membawa nama daerah, tidak hanya di tingkat provinsi, namun bersaing kuat di tingkat nasional,” pungkas Noviari Noor.(kopi5/kopi13)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini