Beranda Kutai Timur 800 Rumah di 6 Desa Sangkulirang Kini Terang 24 Jam

800 Rumah di 6 Desa Sangkulirang Kini Terang 24 Jam

15 views
0

Camat Sangkulirang Cipto Bintoro sampaikan laporan dalam peresmian listrik desa 24 Jam.Foto: Bagus/Pro Kutim

SANGKULIRANG – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) bersama PT PLN (Persero) resmi mengoperasikan kelistrikan 24 jam penuh untuk enam desa di Kecamatan Sangkulirang pada Sabtu (29/9/2026) malam. Peresmian bertema “Terang Desanya, Maju Masyarakatnya” yang dipusatkan di Halaman Kantor Desa Saka ini ditandai dengan penekanan saklar simbolis oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman.

Bagi masyarakat di kawasan pesisir ini, hadirnya pasokan listrik PLN bukan sekadar penerangan fisik di malam hari, melainkan bentuk kemerdekaan fasilitas dasar yang telah lama diimpikan. Sebelum momen ini terwujud, warga hanya bisa mengandalkan pembangkit swadaya atau BUMDes dengan jam operasional terbatas dan biaya yang cukup mahal.

Kini, penantian panjang itu terbayar setelah penarikan Jaringan Tegangan Menengah (JTM) 20.000 Volt sepanjang 65 kilometer dan pemasangan 22 unit trafo rampung dikerjakan, menghubungkan sekitar 800 pelanggan awal. Desa Pelawan mencatatkan jumlah terbanyak dengan 299 pelanggan, disusul Mandu Pantai Sejahtera 235 pelanggan, Mandu Dalam 202 pelanggan, Saka 200 pelanggan, Tepian Terap 160 pelanggan, dan Peridan 156 pelanggan.

Camat Sangkulirang, Cipto Bintoro, menjelaskan bahwa peresmian ini merupakan wujud komitmen dari 50 program unggulan Pemkab Kutim. Pengerjaan jaringan yang rampung pada awal tahun sempat melampaui kendala lapangan hingga akhirnya terealisasi penuh dan menyala 100 persen.

“Program kelistrikan ini akan berlanjut pada tahun 2026 untuk tiga desa dan tiga dusun berikutnya, yakni Desa Perupuk, Desa Tanjung Manis, Desa Kerayaan Bilas, serta Dusun Sepiah, Dusun Soren, dan Dusun Melawai di Desa Sekerat,” papar Cipto.

Plh Manager ULP3K Bontang, Tri Hari Lukito, menegaskan komitmen PLN untuk menyelesaikan sisa wilayah yang belum terjangkau. Dari total 13 desa belum berlistrik di Kecamatan Sangkulirang sebanyak 10 desa telah rampung tahun ini dan 3 desa sisanya diselesaikan pada tahap berikutnya demi mencapai target 100 persen rasio desa berlistrik.

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, mengapresiasi kolaborasi erat antara Pemkab Kutim, PLN, dan warga desa. Bupati menekankan bahwa hadirnya listrik 24 jam bukan sekadar penerangan, melainkan fondasi utama kemerdekaan ekonomi, peningkatan mutu pendidikan anak-anak sekolah, serta digitalisasi kawasan pesisir.(kopi5/kopi13)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini