Beranda Kutai Timur Dari KIN, Penguatan Komite Gender Genapi Enam Perusahaan

Dari KIN, Penguatan Komite Gender Genapi Enam Perusahaan

25 views
0

Pembentukan komite gender di PT KIN oleh DPPPA Kutim bekerja sama dengan Yayasan Solidaridad. Foto: Miftah/Pro Kutim

BENGALON – Komitmen menciptakan ruang kerja yang aman dan inklusif di sektor perkebunan kelapa sawit Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus memperlihatkan hasilnya. Sebanyak enam perusahaan sawit di wilayah Kutai Timur kini resmi membentuk dan memperkuat keberadaan Komite Gender sebagai garda terdepan perlindungan pekerja perempuan.

PT Kemilau Indah Nusantara (KIN) menjadi perusahaan keenam atau yang terakhir melengkapi rangkaian program pemenuhan hak kesetaraan gender ini di tahun ini. Pembentukan komite tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) dengan Yayasan Solidaridad Indonesia.

Hadir langsung dalam agenda pembentukan Komite Gender di PT KIN pada Sabtu (29/8/2026), Plt Kepala DPPPA Kutim sekaligus Asisten Administrasi Umum Setkab Kutim, Idham Cholid, menegaskan bahwa seremoni pembentukan ini bukanlah akhir, melainkan langkah awal dari implementasi jangka panjang.

Idham menekankan pentingnya komite ini agar tidak sekadar berhenti sebagai struktur di atas kertas, melainkan aktif menjadi kanal resmi aspirasi bagi seluruh pekerja perempuan maupun para istri karyawan.

“Sebelum ada komite, saluran penyampaian aspirasi kerap tidak jelas. Kehadiran Komite Gender ini memastikan adanya wadah yang terarah untuk memperjuangkan hak-hak perempuan serta membangun lingkungan kerja yang aman, adil, dan inklusif,” ujar Idham.

Ia menambahkan, kunci keberhasilan agenda pengarusutamaan gender ini terletak pada keberlanjutan program kerja serta kapasitas para pengurusnya. Untuk itu, pendampingan akan terus dilakukan agar komite mampu menjembatani komunikasi yang efektif dengan pihak manajemen.

“Pemerintah Pemkab Kutim sangat mengapresiasi inisiatif dan kolaborasi yang telah dirintis ini. Ke depan, pihak Solidaridad juga akan memfasilitasi pelatihan agar para pengurus terampil menyusun rencana kegiatan dan berdialog dengan manajemen,” imbuhnya.

Sinyal positif juga datang dari internal perusahaan. Manajemen PT KIN menyambut terbuka pembentukan Komite Gender ini sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas lingkungan kerja.

“Kami menyambut baik dan siap mendukung keberadaan Komite Gender di lingkungan PT KIN,” tutur HRD PT KIN, Gary Christian.

Guna meletakkan fondasi kelembagaan yang kuat, kegiatan pembentukan komite diisi dengan sesi pembekalan materi mengenai fungsi dan peran Komite Gender oleh Juli Nurdiana dari Pusat Penelitian Gender dan Perlindungan Anak (P2KGPA) LP2M Universitas Mulawarman. Acara dilanjutkan dengan diskusi penyusunan program kerja yang dipandu oleh Martinus Martin dari Yayasan Solidaridad.

Turut hadir mendampingi dalam agenda tersebut jajaran pejabat DPPPA Kutim, di antaranya Kabid Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan Rosida, Kabid Perlindungan Perempuan Supianti, dan Kabid Perlindungan Anak Riduan.(kopi8/kopi13)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini