Beranda Kutai Timur Mahyunadi Hadiri Bukber KKBM Paraikatte, Tekankan Silaturahmi dan Semangat Berbagi

Mahyunadi Hadiri Bukber KKBM Paraikatte, Tekankan Silaturahmi dan Semangat Berbagi

94 views
0

Wakil Bupati Kutim Mahyunadi menyampaikan sambutan saat Bukber KKBM Paraikatte. Foto: Fajar/Pro Kutim

SANGATTA – Kerukunan Keluarga Besar Makassar (BPD–KKBM) Paraikatte menggelar kegiatan buka puasa bersama (Bukber) pada Jumat (6/3/2026) di kediaman rumah salah seorang anggota kerukunan di Jalan Sulawesi Nomor 147. Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi antarwarga perantauan Makassar sekaligus berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadan.

Acara ini dihadiri Wakil Bupati Kutim Mahyunadi, jajaran pengurus KKBM Kutim, tokoh masyarakat, tamu undangan, serta masyarakat sekitar yang turut meramaikan suasana kebersamaan menjelang waktu berbuka puasa.

Ketua KKBM Kutim, Andi Aldy Ashari, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kehadiran para tamu undangan dan seluruh masyarakat yang turut menghadiri kegiatan tersebut. Ia berharap momentum buka puasa bersama ini dapat semakin mempererat hubungan silaturahmi di antara sesama anggota paguyuban maupun masyarakat luas.

“Semoga melalui kegiatan buka puasa bersama ini hubungan silaturahmi kita semakin erat dan membawa keberkahan bagi kita semua,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kutim Mahyunadi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan silaturahmi yang digagas oleh paguyuban masyarakat. Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki peran penting dalam memperkuat persaudaraan sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan yang mempererat hubungan antarwarga, terlebih jika dirangkai dengan kegiatan berbagi kepada sesama selama bulan Ramadan.

“Intinya kami dari pemerintah sangat senang silaturahmi dilaksanakan oleh paguyuban-paguyuban. Inilah seyogyanya paguyuban harus lebih banyak menjalin silaturahmi, apalagi dirangkai dengan kegiatan sosial berbagi di bulan suci Ramadan,” tegasnya.

Mahyunadi juga mengingatkan bahwa semangat berbagi tidak seharusnya hanya dilakukan pada bulan Ramadan, tetapi menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya kepada masyarakat yang membutuhkan uluran tangan.

Ia turut menyinggung kondisi perekonomian yang saat ini mengalami perlambatan akibat pemangkasan anggaran dari pemerintah pusat. Kondisi tersebut, menurutnya, berpotensi berdampak pada masyarakat kecil sehingga diperlukan kepedulian bersama.

“Ketika pertumbuhan ekonomi sedikit mandek, tentu akan berdampak kepada masyarakat kita. Karena itu kita semua harus saling peduli dan membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” tambahnya.

Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah Ramadan yang disampaikan oleh penceramah dari Bontang, KH Harun Al Rasyid. Dalam ceramahnya, ia mengangkat tema “Mempererat Tali Silaturahmi dan Berbagi Kebahagiaan.”

Ia menjelaskan bahwa orang yang berpuasa memiliki dua kebahagiaan sebagaimana disampaikan dalam hadis Rasulullah SAW, yakni kebahagiaan saat berbuka puasa dan kebahagiaan saat bertemu dengan Allah SWT karena pahala puasanya. Menurutnya, kebahagiaan saat berbuka seharusnya melahirkan rasa empati untuk berbagi dengan sesama, terutama kepada mereka yang kurang beruntung.

“Orang yang berpuasa itu bergembira ketika berbuka, tetapi kegembiraan itu seharusnya melahirkan kepedulian untuk berbagi kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujarnya.

Melalui momentum buka puasa bersama tersebut, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat silaturahmi, saling peduli, serta berbagi kebahagiaan dengan sesama, terlebih di tengah kondisi ekonomi yang menantang.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan buka puasa bersama dalam suasana penuh keakraban. Acara ini menjadi ajang mempererat persaudaraan sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat Kutim.(kopi17/kopi13)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini