Momen pembukaan gelaran Street Run Ramadan KNPI Kutim. Foto: Bahtiar/Pro Kutim
SANGATTA – Nuansa bulan suci Ramadan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tahun ini terasa lebih dinamis. Alih-alih membiarkan jalanan dikuasai oleh aksi balap liar yang berisiko, DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kutim memilih cara berbeda untuk menyalurkan energi pemuda melalui ajang olahraga lari malam bertajuk Street Run Ramadan 2026.
Kegiatan ini dipusatkan di kawasan depan Polsek Sangatta Utara Jalan Jenderal Sudirman pada Minggu (8/3/2026) malam. Puluhan peserta dari berbagai elemen masyarakat tampak antusias memadati lintasan lari darurat yang disiapkan panitia, meskipun aspal sisa guyuran hujan masih terasa lembap.

Sekretaris KNPI Kutim Zulkifli mewakili Ketua KNPI Kutim Avivurahman Al Ghazali menegaskan bahwa acara ini merupakan upaya preventif untuk meminimalisasi kegiatan negatif di kalangan remaja selama bulan puasa.
“Kami ingin mengajak para pemuda untuk tetap aktif dan sehat. Ramadan tidak hanya diisi dengan ibadah rutin, tetapi juga kegiatan fisik yang positif. Ini jauh lebih baik daripada melakukan balapan liar yang tidak elok, mengganggu ketertiban, dan membahayakan nyawa orang lain,” ujar Zulkifli.
Ditambahkan Zulkifli, melalui Street Run Ramadhan ini, KNPI Kutim berharap ikatan persaudaraan antarwarga semakin erat, sekaligus membuktikan bahwa semangat berolahraga tidak boleh padam meski sedang menjalankan ibadah puasa.
Inisiatif ini pun mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kutim Basuki Isnawan mewakili pemerintah daerah yang hadir di lokasi, mengapresiasi terobosan KNPI dalam menghadirkan gaya hidup sehat di tengah suasana religi.


“Wadah seperti ini sangat diperlukan agar energi pemuda tersalurkan dengan tepat,” singkatnya.
Senada dengan hal tersebut, Anggota DPRD Kutim Yusri Yusuf, yang didaulat membuka acara secara resmi.
“Harapannya agenda ini menjadi pemantik semangat positif bagi anak muda di Kutim,” sebutnya.
Sementara itu, Kapolsek Sangatta Utara Iptu Alan Firdaus mengingatkan para peserta untuk tetap berhati-hati selama berlari. Meski semangat kompetisi dan kebersamaan membuncah, aspek keselamatan tetap menjadi prioritas mengingat kondisi jalur yang basah setelah hujan.
“Kami mendukung penuh kegiatan kepemudaan yang berdampak positif bagi masyarakat. Kami hadir di sini untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Sangatta Utara tetap terjaga selama acara berlangsung,” tutup Alan.(kopi7/kopi13)

































