Beranda Kutai Timur Kutim Hadapi Momen Mudik Lebaran, 933 Personel Gabungan Disiagakan

Kutim Hadapi Momen Mudik Lebaran, 933 Personel Gabungan Disiagakan

87 views
0

SANGATTA – Riuh persiapan menyambut arus mudik dan perayaan Hari Raya kembali bergema di halaman Markas Kepolisian Resor Kutai Timur (Mapolres Kutim). Pada Kamis, (12/3/2026) pagi, jajaran aparat keamanan, unsur pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan berkumpul dalam satu barisan rapi mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Mahakam 2026 di halaman Mapolres Kutim, Bukit Pelangi, Sangatta.

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto. Di barisan undangan tampak hadir Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, Ketua DPRD Kutim Jimmi, perwakilan Kodim 0909/Kutim, perwakilan Danlanal Sangatta, para pejabat utama Polres Kutim, serta sejumlah pemangku kepentingan lain yang terlibat dalam pengamanan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.

Barisan personel berdiri tegap di bawah langit Sangatta yang cerah. Momentum apel itu bukan semata seremoni tahunan, melainkan penanda kesiapsiagaan aparat keamanan dalam mengawal mobilitas masyarakat yang meningkat menjelang Lebaran.

Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto menegaskan bahwa apel gelar pasukan dilaksanakan sebagai bentuk komitmen bersama dalam memastikan kesiapan seluruh unsur pengamanan.

“Operasi Ketupat Mahakam 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai tanggal 13 sampai dengan 25 Maret 2026,” ujar AKBP Fauzan Arianto.

Operasi tahunan tersebut melibatkan kekuatan besar lintas lembaga. Sebanyak 933 personel gabungan dikerahkan untuk mengawal jalannya ibadah Ramadan hingga perayaan Idulfitri di wilayah Kutim. Personel itu terdiri dari 432 anggota Polri, 141 personel TNI, serta 360 personel dari unsur pemangku kepentingan dan elemen masyarakat.

Dalam operasi ini, Polres Kutim juga menyiapkan tujuh pos pengamanan yang tersebar di berbagai titik strategis. Pos-pos tersebut menjadi simpul pelayanan sekaligus pengawasan arus mobilitas warga selama periode mudik dan balik Lebaran.

Dari tujuh pos tersebut, satu di antaranya merupakan pos terpadu yang berada di Simpang Tiga Pendidikan (Jalan Abdul Wahab Syahranie) Sangatta Utara. Pos ini dirancang menjadi pusat koordinasi pengamanan berbagai instansi selama operasi berlangsung.

Sementara itu, dua pos pengamanan ditempatkan di kawasan wisata Pantai Kenyamukan serta Pantai Teluk Lombok Sangkima. Kedua kawasan tersebut dikenal sebagai destinasi yang ramai dikunjungi masyarakat, terutama saat libur Lebaran.

Adapun empat pos pelayanan lainnya disebar di jalur-jalur vital yang menjadi lintasan utama masyarakat, yakni di Jalan Poros Sangatta-Bontang Teluk Pandan, Simpang Tiga Perdau Bengalon, Simpang Tiga Hotel Mesra Sangkulirang, serta Bundaran SP4 Kombeng.

“Pospam, pos terpadu dan posyan tersebar diseluruh wilayah, tentunya untuk menjamin keamanan pada beberapa objek pengamanan, terutama pada malam takbiran,” jelasnya.

Selain mengamankan arus lalu lintas dan pusat keramaian, pengamanan juga difokuskan pada kegiatan ibadah masyarakat. Kepolisian mencatat terdapat 155 masjid dan 107 lapangan di Kutim yang akan digunakan sebagai lokasi pelaksanaan salat Idulfitri.

Pengamanan di titik-titik tersebut akan menjadi bagian penting dari rangkaian Operasi Ketupat Mahakam 2026, guna memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan tertib. Kapolrea mengimbau kepada masyarakat, agar melaksanakan malam Idulfitri 1447 Hijriah secara khidmat dan berkumpul bersama keluarga. (*/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini