Beranda Kutai Timur Izin Operasional RSUD Kudungga Masuk Tahap Verifikasi

Izin Operasional RSUD Kudungga Masuk Tahap Verifikasi

85 views
0

Tata kelola RSUD Kudungga ditelaah secara saksama oleh tim penilai kesesuaian perizinan berusaha yang diturunkan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). (Istimewa untuk Pro Kutim)

SANGATTA – Sejak pagi, ruang-ruang pelayanan di RSUD Kudungga Sangatta tidak hanya dipenuhi aktivitas medis yang berlangsung sebagaimana lazimnya. Di saat yang sama, setiap dokumen, prosedur, fasilitas, hingga tata kelola rumah sakit ditelaah secara saksama oleh tim penilai kesesuaian perizinan berusaha yang diturunkan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Agenda tersebut menjadi tahapan krusial dalam proses perpanjangan izin operasional rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) itu.

Visitasi lapangan berlangsung pada Rabu, (1/6/2026), sebagai bagian dari rangkaian verifikasi yang sebelumnya telah diawali melalui pemeriksaan administrasi berbasis Online Single Submission (OSS). Berdasarkan surat Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim Nomor 400.7.3.1/1594/DINKES-IV tertanggal 22 Juni 2026, RSUD Kudungga telah dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi sehingga berhak melanjutkan ke tahapan verifikasi lapangan untuk penilaian kesesuaian perpanjangan izin operasional.

Dalam surat tersebut ditegaskan, “Penilaian kesesuaian dilakukan melalui verifikasi administrasi dan verifikasi lapangan”. Ketentuan itu mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, yang mengharuskan setiap rumah sakit memenuhi standar pelayanan sebelum izin operasional dinyatakan efektif.

Tim penilai berasal dari Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim, Asosiasi Rumah Sakit Daerah Seluruh Indonesia (ARSADA) Wilayah Kaltim, serta Dinas Kesehatan Kabupaten Kutim. Dari ARSADA hadir Ismi Mufiddah SKM MPH. Dinas Kesehatan Provinsi diwakili Charla Oktavia Senga SKM M.Kes, Anintia Nitami Faradillah S.Farm Apt., serta Ns Muhammad Iqbal Ardianto S.Kep. Sementara Dinas Kesehatan Kabupaten Kutim menugaskan Nafi’ah SKM, Yuliana Fitri Palinggi SP, dan Roy Chazrul Chairillah S.KL.

Direktur RSUD Kudungga Sangatta, dr Muhammad Yusuf, menerima langsung kedatangan tim penilai. Menurutnya, visitasi tersebut bukan semata memenuhi kewajiban administratif, melainkan menjadi bagian dari ikhtiar rumah sakit menjaga mutu pelayanan kepada masyarakat.

“Visitasi lapangan ini merupakan bagian penting dalam proses perpanjangan izin operasional rumah sakit dalam penyelenggaraan pelayanan rumah sakit, khususnya untuk memastikan bahwa RSUD Kudungga telah memenuhi ketentuan, standar, dan persyaratan yang berlaku dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Agenda penilaian disusun secara terstruktur. Berdasarkan jadwal resmi, kegiatan diawali pukul 08.30 Wita dengan pembukaan yang meliputi safety briefing, pemaparan profil rumah sakit, serta penjelasan mekanisme verifikasi lapangan oleh tim penilai. Setelah persiapan singkat, pemeriksaan lapangan dimulai pukul 09.15 hingga 12.00 Wita.

Pada tahapan inilah seluruh aspek penyelenggaraan rumah sakit diperiksa secara menyeluruh. Tim melakukan penelusuran administrasi, kesesuaian lokasi dan lahan, pelayanan kesehatan, penunjang medis, prasarana, sumber daya manusia, hingga kapasitas tempat tidur. Selepas jeda istirahat dan diskusi internal tim penilai, kegiatan dilanjutkan melalui exit meeting yang memuat penyampaian hasil penilaian, tanggapan pihak rumah sakit, penandatanganan berita acara penilaian kesesuaian, kemudian penutupan.

Lingkup pemeriksaan pun tidak berhenti pada kelengkapan dokumen. Berdasarkan pembagian tugas tim penilai, aspek administrasi dan lokasi menjadi fokus awal. Selanjutnya dilakukan evaluasi terhadap layanan Instalasi Gawat Darurat, rawat jalan, rawat inap, ruang perawatan intensif, kamar operasi, instalasi farmasi, serta pengelolaan kesehatan lingkungan rumah sakit.

Penilaian juga menjangkau berbagai unit penunjang, antara lain laboratorium, radiologi, CSSD (Central Sterile Supply Department, unit sterilisasi alat kesehatan), laundry, instalasi gizi, pemeliharaan sarana dan alat kesehatan, ruang transit atau kamar jenazah, rekam medis, prasarana rumah sakit, hingga sistem pengelolaan lingkungan. Di sisi lain, tim turut memverifikasi kecukupan sumber daya manusia beserta pemenuhan standar jumlah tempat tidur sebagai bagian dari indikator kesiapan operasional rumah sakit.

Direktur RSUD Kudungga menjelaskan bahwa selama visitasi berlangsung, tim melakukan telaah dokumen, berdiskusi dengan jajaran manajemen rumah sakit, sekaligus meninjau langsung berbagai unit pelayanan.

“Penilaian dilakukan terhadap berbagai aspek, mulai dari administrasi, pelayanan, teknis, tata kelola rumah sakit dan sumber daya manusia, serta sarana dan prasarana,” kata dr Muhammad Yusuf.

Ia menilai proses tersebut menjadi ruang evaluasi sekaligus pembinaan agar kualitas pelayanan kesehatan terus bertumbuh seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat. Dia atas nama manajemen RSUD Kudungga menyambut baik pelaksanaan visitasi ini sebagai bentuk komitmen rumah sakit dalam menjaga kepatuhan terhadap regulasi. Serta untuk meningkatkan mutu dan keselamatan pasien. Menurutnya, hasil penilaian bukan sekadar menjadi syarat administratif untuk memperpanjang izin operasional, melainkan pijakan melakukan penyempurnaan secara berkesinambungan.

“Melalui kegiatan ini, RSUD Kudungga berharap dapat terus memperkuat sistem pelayanan kesehatan yang profesional, aman, bermutu, dan berorientasi pada kebutuhan pasien,” katanya.

Ia menambahkan, visitasi lapangan sekaligus menjadi momentum melakukan pembenahan menyeluruh, baik pada aspek pelayanan, fasilitas, tata kelola, maupun pemenuhan standar rumah sakit. Dengan adanya dukungan dan arahan dari Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim, ARSADA, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kutim, RSUD Kudungga optimis dapat terus berkembang sebagai rumah sakit rujukan yang memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Di akhir proses tersebut, komitmen rumah sakit kembali ditegaskan.

“RSUD Kudungga berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, aman, bermutu dan berkesinambungan bagi seluruh masyarakat,” tegas dr Muhammad Yusuf. (kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini