Beranda Kutai Timur Gladi Kotor Upacara HUT ke-81 RI di Kutim, Paskibraka Tunjukkan Kesiapan

Gladi Kotor Upacara HUT ke-81 RI di Kutim, Paskibraka Tunjukkan Kesiapan

6 views
0

Jalannya Gladi Kotor Upacara HUT ke-81 RI di Kutim. Foto: Nasruddin/Pro Kutim

SANGATTA – Persiapan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia (RI) di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus dimatangkan. Tiga hari sebelum upacara puncak, seluruh petugas mengikuti gladi kotor di Lapangan Kantor Bupati Kutim, Jumat (14/8/2026).

Gladi kotor ini menjadi kesempatan bagi panitia dan seluruh unsur yang terlibat untuk menguji kesiapan teknis pelaksanaan upacara, khususnya prosesi pengibaran dan penurunan bendera Merah Putih. Sejumlah catatan dari pelaksanaan gladi akan menjadi bahan evaluasi sebelum upacara berlangsung pada Senin (17/8/2026).

Kegiatan melibatkan pasukan gabungan dari Kodim 0909/KTM, Lanal Sangatta, Polres Kutim, serta anggota Paskibraka yang telah menjalani latihan intensif. Seluruh personel tampak serius mengikuti setiap tahapan yang diperagakan selama gladi.

Meskipun masih dalam tahap gladi kotor, rangkaian prosesi pengibaran dan penurunan bendera berlangsung tertib dan lancar. Setiap unsur pasukan berupaya menjalankan peran masing-masing sesuai arahan dari tim pelatih dan panitia.

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompi) Setkab Kutim, Iwan Adiputra, mengapresiasi kelancaran pelaksanaan gladi kotor tersebut. Menurutnya, kegiatan ini penting untuk memastikan seluruh rangkaian upacara dapat dipersiapkan secara maksimal.

“Kami mengapresiasi kelancaran prosesi pengibaran dan penurunan bendera pada gladi kotor ini. Mudah-mudahan pada pelaksanaan hari H nanti semuanya dapat berjalan lancar dan maksimal,” ujar Iwan.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam mempersiapkan rangkaian upacara. Dukungan unsur TNI, Polri, pelatih, Paskibraka, tenaga medis, Kesbagpol, serta pihak terkait dinilai menjadi bagian penting dalam menyukseskan persiapan HUT ke-81 RI di Kutim.

Sementara itu, Pelatih Paskibraka Kutim, Wahyu Winarko, mengaku bersyukur melihat para calon Paskibraka mampu menjalankan tugas dengan baik selama gladi kotor. Menurutnya, pencapaian tersebut tidak terlepas dari kerja sama seluruh tim pelatih.

“Alhamdulillah kita punya tim yang sangat luar biasa, baik dari pelatih rekan-rekan Kodim, Lanal, dan kami dari Polres. Tim medis juga selalu mendampingi selama proses pelaksanaan pelatihan,” tutur pria berpangkat AIPTU sebagai Kasi Humas Polres Kutim tersebut.

Wahyu mengatakan, waktu persiapan Paskibraka tahun ini relatif singkat, yakni sekitar 14 hari sejak latihan dimulai pada 30 Juli 2026. Namun, keterbatasan waktu tersebut justru menjadi tantangan yang harus dijawab bersama oleh tim pelatih.

“Hanya 14 hari latihan sebenarnya itu menjadi tantangan, bukan hambatan bagi kami tim pelatih yang sudah bertahun-tahun menggelutinya. Kami berunding bagaimana caranya mendidik adik-adik ini agar sukses mengibarkan bendera nanti,” tegasnya.

Menurut Wahyu, para anggota Paskibraka menunjukkan perkembangan positif selama mengikuti latihan. Koordinasi antara pelatih, unsur TNI dan Polri, serta dukungan tim medis terus dilakukan untuk menjaga kondisi dan kesiapan mereka.

Menjelang pelaksanaan upacara, ia berharap seluruh personel tetap diberikan kesehatan dan mampu menjalankan tugas secara optimal. Wahyu juga meminta dukungan doa dari para orang tua Paskibraka, masyarakat Kutim, serta seluruh instansi yang terlibat.

“Mohon doanya kepada orang tua para Paskibraka, seluruh masyarakat, dan instansi yang terlibat. Mudah-mudahan adik-adik kita ini bisa melaksanakan tugas dengan baik, tidak ada kendala, dan bisa sukses,” tutupnya.(kopi14/kopi13)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini