Beranda Kutai Timur Di Pesta Rakyat Kemerdekaan Gelaran IPPR, Mahyunadi Bagikan 3 Kiat Sukses

Di Pesta Rakyat Kemerdekaan Gelaran IPPR, Mahyunadi Bagikan 3 Kiat Sukses

29 views
0

Wakil Bupati Kutim Mahyunadi sampaikan pesan di Pesta Rakyat Pinang Raya. Foto. Zaki/Bagus/Irfan Pro Kutim

SANGATTA – Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), Mahyunadi, membagikan tiga kunci sukses bagi generasi muda saat menghadiri Pesta Rakyat Kemerdekaan HUT ke-81 RI di Bumi Pelatihan dan Percontohan Usaha Tani Konservasi (BPPUTK) Sangatta Selatan, Senin (31/8/2026) malam.

Di hadapan warga dan pemuda setempat, Mahyunadi merefleksikan kisah masa lalunya yang penuh keterbatasan. Ia mengungkapkan pernah menjadi anak yang putus sekolah, namun tak pernah malu melakoni berbagai pekerjaan kasar demi bertahan hidup dan meraih cita-cita.

“Saya pernah jadi tukang potong kayu hingga buruh somel. Jangan pernah malu melakukan pekerjaan apa pun selama itu halal. Proses itulah yang menempa saya hingga bisa berdiri di sini sebagai Wakil Bupati,” ujar Mahyunadi di tengah suasana keakraban acara yang digagas Ikatan Pemuda Pinang Raya (IPPR) dan Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (KKMSB) tersebut.

Dalam pesannya, Mahyunadi menegaskan tiga kiat utama yang wajib dipegang teguh oleh para pemuda jika ingin meraih masa depan cerah. Pertama, bebas dari narkoba dan judi. Mahyunadi menegaskan bahwa kehancuran masa depan anak muda berawal dari dua hal tersebut.

“Saya pastikan, jika ada anak muda yang terjerat narkoba atau judi, mereka tidak akan pernah berhasil,” tegasnya.

Kedua, aktif berorganisasi dan memperluas relasi, pengalaman melatih mental berpidato dari tingkat desa hingga kancah nasional menjadi modal berharga baginya. Ia mendorong pemuda untuk rajin berorganisasi dan membuka jaringan setuas-luasnya dengan berbagai kelompok masyarakat.

Ketiga, mencari restu orang tua dengan menghormati dan memohon doa restu orang tua (sungkem) adalah fondasi utama keberkahan hidup yang tidak boleh diabaikan.

Selain menyampaikan motivasi, Wabup Kutim juga menyoroti pentingnya fasilitas olahraga, seperti lapangan sepak bola di Desa Persiapan Pinang Raya, untuk menggembleng potensi anak muda lokal agar terarah pada kegiatan positif dan terhindar dari pengaruh buruk lingkungan.

Acara Pesta Rakyat bertema “Bersatu dalam Budaya, Berdaulat untuk Indonesia” ini ditutup dengan berbagai penampilan Seni Budaya lintas etnis, seperti tari-tarian Mandar dan Dayak, serta pembacaan puisi yang mempererat tali persaudaraan antarwarga di wilayah Sangatta Selatan.(kopi5/kopi13)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini