Wakil Bupati Kutim Mahyunadi saat menghadiri kegiatan Pesta Rakyat Kemerdekaan Ikatan Pemuda Pinang Raya (IPPR) dan Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (KKMSB).Foto: Irfan/Pro Kutim
SANGATTA SELATAN — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) berkomitmen untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan Areal Penggunaan Lain (APL) di wilayah Desa Persiapan Pinang Raya, Kecamatan Sangatta Selatan. Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Mahyunadi, mengungkapkan bahwa lahan tersebut diproyeksikan untuk dibangun berbagai fasilitas umum guna menunjang aktivitas masyarakat, termasuk peningkatan sarana olahraga sepak bola.
Langkah ini disiapkan untuk mewadahi potensi besar anak-anak muda setempat, khususnya yang bernaung di bawah Sekolah Sepak Bola (SSB) Pinang Raya yang menjadikan kawasan tersebut sebagai home base. Mahyunadi menegaskan, infrastruktur lapangan bola yang memadai menjadi kunci penting untuk mengasah bakat generasi muda agar mampu berprestasi lebih tinggi di kancah regional maupun nasional.

“Tentu pasti di sini home base-nya kan? Maka lapangan bolanya harus kita perbaikin agar anak-anak kita bisa main bola dengan baik,” ujar Mahyunadi dalam arahannya di hadapan warga, kepala desa, dan para pemuda setempat dalam Pesta Rakyat Kemerdekaan HUT ke-81 RI di Bumi Pelatihan dan Percontohan Usaha Tani Konservasi (BPPUTK) Sangatta Selatan, Senin (31/8/2026) malam yang digagas Ikatan Pemuda Pinang Raya (IPPR) dan Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (KKMSB) tersebut.
Ia juga menginstruksikan perangkat desa bersama para pemuda untuk mendata kebutuhan fasilitas secara bertahap. Terkait pembiayaan fasilitas SSB, Mahyunadi meminta pihak pengelola agar segera menyusun proposal pengajuan melalui Tanggung Jawab Sosial (TJS) PT Kaltim Prima Coal (LKPC) agar dukungan sarana dan prasarana bisa direalisasikan secara optimal.

Di samping pembangunan infrastruktur lokal, Mahyunadi turut mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah dinamika informasi global.
“Saya mengajak masyarakat agar senantiasa memperkuat soliditas, tidak mudah terpecah belah oleh informasi yang provokatif di media sosial, serta menaruh kepercayaan penuh kepada arah kebijakan pemerintah pusat dalam mencapai visi Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Pemerintah daerah, lanjutnya, terus berupaya mendorong kemandirian ekonomi daerah melalui berbagai terobosan strategis, termasuk pengembangan hilirisasi industri di Kutim untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional secara berkelanjutan.(kopi13)




























